21 Jan 2013

8 PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN YUREN - YUSRAN


DOW
DOWNLOAD VISI MISI

8 PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH :
Untuk mewujudkan visi pembangunan daerah tahun 2013 – 2018 yang ditempuh melalui 8 (delapan) Misi Pembangunan Daerah, dengan prioritas  program  pembangunan  daerah   Kabupaten  Barito  Timur Tahun 2013 – 2018 adalah sebagai berikut :

             1.   Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur
·  Program pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan Infrastruktur jalan dan jembatan kabupaten dan jalan lingkungan perdesaan dan jalan usaha tani.
·        Program pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan jaringan irigasi.
·        Program penyediaan sarana air bersih pada setiap desa yang rawan air bersih.
·        Program penyediaan kelistrikan desa.
·        Program pembangunan pelabuhan perikanan.

             2.   Meningkatkan Pembangunan Ekonomi Kerakyatan
·        Program pengembangan dan pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah.
·        Program pengembangan industri kerajinan rumah tangga.
·        Program pengembangan kepariwisataan daerah.
·        Program pengembangan pasar desa.
·        Program pengembangan produk unggulan desa.
·       Program peningkatan peran Perusahaan Daerah untuk pengembangan ekonomi kerakyatan.
 

Infrastruktur Jalan Masuk Visi dan Misi Yuren-Yusran

TAMIANG LAYANG – Pasangan calon Bupati Bartim Yuren S Bahat dan Wakil Bupati Yusran Fauzi memasukan infrastruktur jalan pada visi dan misi  dalam pembangunan lima tahun ke depan.
 “Maslah infrastruktur di Bartim menjadi prioritas utama pembangunan di Bartim,” kata Yuren melalui press release kepada Tabengan, belum lama ini.
Selain jalan, lanjut Yuren, pihaknya juga perlu memasukan peningkatan irigasi, air bersih, dan listrik desa. Visi dan misi kedua calon Bupati dan Wabup Bartim ini akan dilaksanakan jika mendapat kepercayaan masyarakat Bartim untuk menjadi bupati lima tahun mendatang.
Fungsionalnya infrastruktur, lanjut Yuren, secara otomatis akan menunjang pertumbuhan dan perkembangan ekonomi masyarakat desa, termasuk perkebangan bidang lainnya.  
Namun, Yuren menyadari bahwa kendala utama dalam membenah infrastruktur adalah keterbatasan anggaran. Tapi, masyarakat jangan khawatir karena permasalahan tersebut ada solusinya. Yakni, dengan cara program pembangunan/peningkatan infrastruktur sistem tahun jamak atau multiyears. Melalui sistem ini anggaran pemerintah dapat dimaksimalkan dan keuntungan lainnya jalan selalu terjaga dan fungsional oleh kontraktor karena kontrak terus menerus selama 2-3 tahun.
Dia berharapkan dengan sistem penanganan tahun jamak maka ruas jalan strategis dan utama di Bartim dalam tiga tahun akan tuntas hingga pengaspalan.   
Selain tahun jamak, lanjut Yuren, pola lainnya bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi. Melalui kerja sama itu, satu ruas jalan bisa ditangani dana bersama antara kabupaten dan Provinsi.
Sedangkan untuk mendapatkan dana dari provinsi itu, Yuren mengaku optomistis, karena hubungan baik yang sudah terjalin dengan Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi beserta jajarannya.
Sementara bantuan pusat melalui APBN, Yuren menyatakan masih akrab dengan pihak Kementrian PU. Beberapa pejabat di Kementrian PU itu dikenalnya semenjak menjadi Kepala Dinas PU di Bartim, beberapa tahun lalu.
Untuk penanganan jalan poros desa, ujarnya, Pemkab Bartim dapat meminta bantuan pihak ketiga. Yakni, dari investor sebagai bapak angkat untuk satu atau beberapa desa.
Yuren menyatakan, bahwa ke depan tidak hanya kuantitas infrastruktur yang jadi target tapi kualitas tetap diperhatikan dan hal tersebut dilakukan sesuai aturan.
“Saya berkeyakinan dengan mantapnya infrastruktur maka sektor lainnya akan bergeliat dan bergerak ke arah yang lebih maju,” tambahnya
Pada kesempatan ini juga Yuren mengajak semua masyarakat untuk bergabung membangun Bartim dengan pikiran, perbuatan, dan tindakan yang nyata demi terwujudnya Bartim yang maju, berkeadilan, beriman, dan berbudaya. tho

19 Jan 2013

Masalah Adat dan Budaya Jadi Program Unggulan

TAMIANG LAYANG – Pasangan calon Bupati Bartim Yuren S Bahat dan Yusran Fauzi menyatakan siap memprioritaskan adat dan budaya jadi program unggulan.
Hal tersebut diungkapkan Yuren S Bahat, belum lama ini. Menurutnya, suatu daerah akan semakin maju dan pembangunan tambah pesat apabila keamanan, kenyamanan, dan kerukunan serta kedamaian tetap terjaga.
Karena itu, Yuren memastikan, bahwa keamanan dan kedamaian di Bartim pasti terjamin. Hal tersebut dilakukan dengan pengalamannya selama 17 tahun mengabdi di Bartim.
“Selama 17 tahun mengabdi, kita mengatakan bahwa Bartim adalah tanah atau negeri yang diberkati,” katanya.
Dengan bervariasinya suku dan agama serta ditambah kerja sama dan pembinaan yang dilakukan Pemkab Bartim, lanjutnya, semua perbedaan menjadi suatu potensi yang luar biasa dasyatnya untuk modal utama membangun Bartim.
Potret pembinaan kerohanian di Bartim saat ini sangat maksimal, baik porsi bantuan keagamaan dari APBD maupun pembinaan lapangan oleh pemkab.
Contoh nyata, hingga kini Pemkab Bartim menjalankan agenda tahunan hari besar keagamaan, seperti Safari Natal, Ramadan, Nyepi. Praktiknya, pemkab berkunjung ke setiap kecamatan secara berombongan yang terdiri bupati, unsur FKUD, semua kepala SKPD tanpa memandang agama.
Contoh saat Safari Ramadan, pejabat yang beragama Kristiani  ikut demikian juga saat Safari Natal dan Nyepi. Hal ini tetap dipertahankan artinya DILANJUTKAN dan DIMANTABKAN.
Untuk pembinaan adat dan budaya, ujar Yuren, akan dimantabkan. Saat ini banyak pro dan kontra tentang perjudian yang mendompleng acara adat. Hal ini sangat menjadi perhatian Yuren apabila menjadi pemimpin di Bartim.
Salah satu konsep Yuren adalah memperkuat kelembagaan Dewan Adat Dayak (DAD) Barito Timur dengan kuatnya DAD maka Pemkab Bartim dan DAD akan bekerja sama untuk mencari solusi untuk menjaga dan melestarikan kelangsungan adat dan budaya yang luhur dan perlu dijunjung tinggi.
Khusus untuk budaya, Yuren bangga terutama tarian khas Bartim yang sudah dikenal di tingkat nasional bahkan mancanegara. Menyangkut ini, Yuren punya cita-cita mengadakan event kesenian Bartim untuk menarik wisatawan.
“Kita sudah punya cikal bakal ke arah tersebut yaitu dengan dilaksanakannya Festival Jajaka, jadi tinggal kita LANJUTKAN dan MANTABKAN,” jelasnya.
Yuren mengaku, semua yang direncanakan itu akan terwujud dengan penyertaan Tuhan dan kerja keras. Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk MELANJUTKAN DAN MANTABKAN  Pembangunan di Bartim. tho

11 Jan 2013

Warga Tangkahum Dukung Pencalonan Yuren

TAMIANG LAYANG – Warga Desa Tangkahum, Kecamatan Raren Batuah, mendukung pencalonan Yuren S Bahat menjadi bakal calon Bupati Bartim periode 2013-2018.
Suyitno, Kepala BPD Desa Tangkum, mengatakan, pihaknya mendukung pencalonan Yuren. Pasalnya figur Yuren sangat potensial dalam membawa perubahan di Bartim.
Pencalonan Yuren, menurutnya, didukung karena latar belakang anak Desa Goha ini orang teknis, sehingga mampu memberikan hasil yang positif untuk pembangunan di desa.
“Jalan di desa kami sudah rusak akibat angkutan tambang dan tidak dilakukan perbaikan oleh pihak perusahaan. karena itu, sosok Yuren sangat cocok untuk menjadi kepala daerah dengan latar belakang orang teknis PU,” katanya, belum lama ini.
Hal tersebut tentunya membawa perubahan di bidang infrastruktur jalan dan jembatan untuk peningkatan pembangunan yang bisa dinikmati masyarakat banyak.
Lain halnya dengan Ramiati, warga Desa Lenggang mengatakan, figur dari Yuren S Bahat memiliki penampilan lain dari yang lain. Penampilannya khas dengan baju sederhana, banyak senyum, tidak mudah marah atau tersinggung meski diserang dengan isu SARA, bahkan menampilkan visi dan misi tidak muluk-muluk, hal tersebut menciptakan Yuren lebih disenangi masyarakat.
“Saya menyenangi figur bapak, sejak bekerja di Dinas PU,” katanya.
Menurutnya, sosok Yuren jelas berpihak pada masyarakat kelas bawah. Dan itu sudah dilakukan jauh hari, bahkan bertahun-tahun ketika menjabat sebagai Kepala Dinas PU hingga menjadi Wakil Bupati Bartim.
Lanjutnya, Yuren tentunya akan berfokus dan bekerja optimal dengan memaksimalkan potensi daerah dan anggaran yang tersedia, tidak korupsi, sehingga hasilnya lebih nyata di mata masyarakat.
Hal serupa juga dikatakan Karmini, warga Lenggang lainnya. dia menyebutkan figur Yuren memiliki sifat yang jujur. Karena jujurnya menjadi modal awal untuk melaksanakan pembangunan tanpa menuntut pamrih atau jasa.
“Jujur merupakan sifat yang menjadi modal dasar untuk membangun Bartim dan sifat jujur sudah dimiliki Yuren S Bahat,” ungkap Karmini. tho

Yuren Memiliki Jiwa Pemimpin yang Sejati

Pdt Rospita, Pendeta GKE yang bertugas melayani jemaat Desa Rodok, Kecamatan Dusun Tengah  mengatakan, selama bergaul dan bertemu dengan Yuren memiliki sifat kesederhanaan. Selain itu, ayah tiga anak itupun juga dikenal sebagai orang yang rendah hati.
“Selama saya bertemu dengan Pak Yuren, beliau memiliki sifat sederhana yang tidak bisa dipisahkan dari jati dirinya. Selian itu, juga memiliki sifat rendah hati,” katanya kepada Tabengan, belum lama ini.
Pdt Rosita yang beralamatkan di RT 5 No 77 Desa Rodok  itu juga menegaskan, sosok Yuren dimatanya selama ini merupakan sosok pria yang bersih dan tidak banyak diperbincangkan orang-orangan tenga sisi negatifnya, bahkan tidak  pernah ada seseorang yang  menyebutkan terlibat dalam kegiatan korupsi (KKN).
Menurutnya, dengan jiwa kepemimpinan yang dimilikinya, Yuren pantas menjadi pemimpin di Bartim periode 2013-3018. Sebab, jiwa rendah hati, sederhana dan merekyat tersebut melekat dikepribadian Yuren.
“Saya bukan orang yang mengenal terlalu lama Pak Yuren, tetapi setiap dalam pertemuan layanan ibadah serta pertemuam Forum Komunikasi antar Gereja (FKAG), Yuren tidak pernah membedakan dirinya. Malah membaur dan makan pun secara bersama-sama dan tidak ingin dilayani,” ungkapnya.
Dalam setiap ada masalah, lanjutnya, Yuren mengambil tempat sebagai pembina FKAG dan memberikan pendapat, saran, dan kritikan yang bisa diterima dengan dasar kebersamaan untuk kemajuan bersama.“Inilah bukti jiwa kepemimpinannya sebagai pemimpin yang adil dan bijaksana,” jelasnya.
Ditambahkan Pdt Rosita, Yuren juga memiliki jiwa sosial kepada seluruh masyarakat Bartim tanpa memandang tinggi rendahnya derajat seseorang. Namun sosialnya itu dibarengi dngan ketulusan dam membantu serta perhatian yang dirasakannya.
“Beliau membantu dengan tulus dan penuh perhatian. Beliau membantu sesuai dengan kemampuannya sendiri tanpa memlihat kedudukan seseorang,” katanya. c-bib