31 Jan 2013

Warga Taniran Dukungan Yuren- Yusran


TAMIANG LAYANG – Dukungan warga untuk pasangan Calon Bupati Yuren S Bahat dan Wabup Yusran Fauzi terus mengalir dari berbagai kecamatan dan desa di Bartim. Salah satunya dari warga Kelurahan Taniran.
Riwung, warga Kelurahan Taniran, mengaku siap mendukung Yuren-Yusran. Menurutnya pasangan ini merupakan idaman masyarakat karena memiliki kemampuan dalam membangun Bartim lima tahun ke depan. 
“Selama menjabat sebagai wakil bupati, YUren dinilai mampu memimpin dengan lugas, adil, dan bertanggung jawab,”ujarnya.

Yuren Hidupkan Kembali PMI Bartim


Perkembangan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barito Timur (Bartim) di bawah kepemimpinan Yuren S Bahat kian membaik.
Terbukti, dari banyaknya kegiatan yang bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat  tingkat bawah, menengah hingga atas.
Peningkatan PMI Bartim tersebut, tak lepas dari campur tangan dari sosok Wakil Bupati (Wabup) Bartim Yuren S Bahat, yang juga merupakan Ketua PMI Bartim periode 2011- 2016 mendatang.
Berbagai program sosial PMI telah terlaksana di lapangan, mulai dari kegiatan donor darah, pengobatan gratis, sunatan massal hingga pemberian bantuan sosial kepada para korban- korban bencana alam yang pernah terjadi di Bartim.
Erina, warga Desa Juru Banu, Kecamatan Paju , mengatakan, bahwa PMI Bartim saat ini nampak aktif, khususnya dalam kegiatan- kegiatan sosial yang menyentuh langsung terhadap masyarakat.

25 Jan 2013

Warga Ampah Kota Dukung Yuren-Yusran

TAMIANG LAYANG – Warga Ampah Kota mengaku siap mendukung pasangan calon Bupati Bartim Yuren S Bahat dan Wabup Yusran Fauzi pada Pemilu Kada mendatang.  
Pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pemilu Kada) untuk wilayah Kabupaten Barito Timur (bartim) akan dihelat pada April mendatang.
Kendati demikian masyarakat di wilayah Bartim, pada umumnya telah mulai menentukan siapa saja yang menjadi pilihan mereka, untuk memimpin daerah ini lima tahun ke depan.  
Salah satu kandidat yang digadang-gadangkan memimpin Bartim adalah pasangan Yuren S Bahat dan Yusran Fauzi. Kedua pasangan ini menerus mendapatkan dukungan dari masyarakat di berbagai pelosok desa. Dukungan itu dari wilayah Ampah Kota.
Adriano, warga Ampak Kota, mengatakan, Yuren merupakan sosok yang tepat untuk menjadi orang nomor satu di Bartim selanjutnya.
Hal tersebut dikarenakan sosok Yuren dalam kepemimpinannya  sangatlah kooperatif. Dia mampu merangkul semua kalangan tanpa terkecuali dan membeda-bedakan faktor suku, ras ataupun agama.
Selain itu Yuren bukanlah sosok yang memilah-milah terhadap aspirasi masyarakat. “ Saya termasuk dalam golongan pemuda. Saya pun pernah menyampaikan pendapat terkait pembangunan di Bartim kepada Yuren, saat melakukan kunjungan kerja sebagai wakil bupati beberapa waktu lalu, saya merasakan betul bahwa aspirasi saya diakomodir secara baik, tanpa adanya diskriminasi karena saya yang masih tergolong muda,” tuturnya.
Selain itu, bersama Yuren, lanjutnya, mampu membawa perubahan, terhadap pembangunan di Bartim menuju arah yang lebih baik.  Hal tersebut dapat dinilai bersama pada saat beliau sebelum ataupun sesudah menjadi wakil bupati saat ini.
“ Saya yakin pasangan Yuren-Yusran mampu memenangkan hati masyarakat Bartim untuk dapat menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah,” tegasnya.
Senada dengan Adriano, warga Ampah Kota lainnya Melia mengatakan, bahwa figur Yuren merupakan sosok idaman. Dimana seorang kepala daerah harusnya memiliki keterampilan dan kemampuan lebih. “Kita tahu bahwa secara kemampuan intelektual Yuren merupakan sosok yang tidak diragukan lagi, terlebih beliau merupakan sosok yang berlatarbelakang orang teknis PU, sehingga dalam hal pembangunan infrastruktur daerah tentunya telah memahami secara baik, apa- apa saja yang harus dibenahi,” tukasnya. c-rif

23 Jan 2013

Yuren- Yusran Janji Tingkatkan Infrastruktur di Desa

TAMIANG LAYANG – Pasangan calon Bupati Bartim Yuren S Bahat dan Wabup Yusran Fauzi berjanji meningkatkan infrastruktur di wilayah perdesaan, jika diberi kesempatan memimpin Bumi Jari Janang Kalalawah lima tahun ke depan.
Hal tersebut diungkapkan Yuren, melalui press release kepada Tabengan, beberapa waktu lalu. “Hingga kini, Bartim masih memiliki 28 dari 104 desa tertinggal. Karena itu, jika diberi kesempatan memimpin Bartim, akan meningkatkan infrastruktur di perdesaan,” katanya.
Menurutnya, banyak hal yang perlu dilakukan untuk menuju kemandirian sebuah desa.  Saat ini, lanjutnya, program yang perlu diutamakan untuk desa adalah PNPM, ADD, PM2L. Namun, program kabupaten juga perlu dimasukan, sehingga melalui program pembangunan, baik dari pusat, provinsi, dan kabupaten dapat mengentaskan kemiskinan di perdesaan.
Program kabupaten yang dicanangkan adalah PGM2T (Program Gurayang Mapakat Maradu Tumpuk). Yang artinya,  adalah program membangun  dan memelihara/meningkatkan desa. Program tersebut khusus masuk di  28 desa tertinggal dan pada 2012 ini ada 13 desa tertinggal yang disentuh oleh PGM2T.
Sifat program ini, lanjutnya, lebih mengarah untuk membangkitkan dan meningkatkan semangat gotong royong warga desa untuk membangun infrastruktur desa masing-masing, untuk modal pemda memberi dana stimulan per desa 10 juta.
Program PGM2T ini ke depan akan dilanjutkan dan ditingkatkan baik dari segi besarnya dana stimulan per desa dan juga sistim pelaksanaannya.
“Saya berterima kasih, selama ini peran serta masyarakat pada berbagai program membangun desa cukup baik terlebih lagi fasilitator-fasilitator PNPM sangatlah dibanggakan pengabdian dan loyalitasnya,” katanya.
Ke depan Yuren berjanji tetap akan memfungsikan tenaga fasilitator PNPM, meski ada kemungkinan bahwa program PNPM akan berakhir pada 2014.
Cara memfungsikannya fasilitator PNPM dengan sistem  penggajihan melalui APBD kabupaten. Mengingat, pengabdian fasilitator PNPM tersebut sangat bagus.
“Saya tahu persis di setiap monitoring PNPM mereka (fasilitator) siap untuk memberikan penjelasan-penjelasan dan ide-ide yang cemerlang,” tambahnya.
Untuk program PGM2T ke depan, ujar Yuren, akan ditingkatkan dengan mengawinkan sistem PNPM dan PM2L,  terutama dari segi pendampingan yaitu PGM2T akan merekrut tenaga fasilitator.
Yuren juga memberikan penghargaan yang setingginya atas kerja sama kades, selama ini dalam menyukseskan semua program yang masuk ke desa.
Modal utama untuk membangun sebuah desa menuju desa yang maju, ujar Yuren, sangat optimistis karena pembangunan berjalan berkat kerja sama dengan para kades, fasilitator, masyarakat desa dan pemerintah kabupaten.
“Mereka sudah menunjukkan komitmen yang tinggi untuk membangun desa. Karena itu mari kita LANJUTKAN dam MANTAPKAN pembangunan perdesaan menuju desa yang maju,mandiri, sejahtera dan beriman berbudaya,” ungkapnya. tho

22 Jan 2013

Yuren-Yusran Programkan Listrik Masuk Desa

TAMIANG LAYANG – Pasangan calon Bupati Bartim Yuren S Bahat dan Wabup Yusran Fauzi memprogram listrik masuk desa dalam visi dan misi dalam menghadapi Pemilu Kada April 2013 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan Yuren melalui press release kepada Tabengan, belum lama ini. “Sarana yang perlu kita tingkatkan di daerah perdesaan adalah listrik masuk desa,” katanya.
Menurutnya, program hal ini sangat penting meski listrik adalah di bawah kewenangan PLN, namun dia meminta warga jangan pesimistis dengan cara apapun selama tidak menyalahi aturan listrik pedesaan maksimal direalisasikan.
“kebutuhan listrik di perdesaan sangat perlu, karena itu kita berdua Yusran memasukan program listrik masuk desa ke dalam visi dan misi pembangunan,” katanya.
Selain hal tersebut, Yuren juga punya rencana sambil menunggu masuknya program PLN. Rencana tersebut dituangkan dalam suatu program dengan nama yang tepat yaitu program genset desa, yang pengadaannya dari APBD atau sumbangan pihak ke-3  atau CSR.
sedangkan operasionalnya diserahkan ke desa dengan tetap pemerintah kabupaten memberi bimbingan dan dana stimulan (subsidi) operasional genset desa sangat tepat dijalankan oleh suatu pengurus yang dibentuk oleh kadis dengan cara ini, Yuren sangat yakin akan berjalan lancar program genset desa  tersebut
selain itu, Yuren juga berkeinginan prasarana pengairan terutama irigasi menjadi penting. Pasalnya, Bartim termasuk enam kabupaten yang surplus beras.
Yuren merencanakan untuk meningkatkan fungsi OP (operasi dan pemeliharaan) pengairan sehingga infrastruktur pengairan persawahan tetap berfungsi maksimal untuk meningkatkan produksi padi. Program ini akan dicanangkan dengan nama pengairan lancar.
Selain hal tersebut, Yuren juga secara bertahap membuka lahan-lahan potensial untuk pertanian melalui program percetakan sawah.
“Kita harus punya komitmen bahwa lahan persawahan jangan dialih fungsikan menjadi lahan untuk keperluan lainnya  seperti untuk perumahan dan perkebunan,” jelasnya
Selain infrastruktur pengairan maka penting juga ke depan untuk pembangunan dan peningkatan sarana air bersih pedesaan. tho