29 Okt 2012

GENAP 17 TAHUN PENGABDIANKU DI NEGERI YANG DIBERKATI


Kabupaten Barito Timur dengan usia saat ini adalah 10 tahun 5 bulan. Namun memiliki Potensi Sumber Daya Alam yang luar biasa, maka tidak berkelebihan apabila kita mengatakan bahwa Barito Timur adalah tanah atau negeri yang di BERKATI. Potensi Sumber Daya Alam tersebut harus dikelola secara berkelanjutan oleh Sumber Daya Manusia yang handal untuk kemajuan Barito Timur.
Hal ini diakui oleh Yuren. S. Bahat yang sejak tahun 1995 sudah menetap dan bertugas di Barito Timur sebagai Kepala Ranting Dinas Pekerjaan Umum Barito Timur dibawah kooordinasi Kabupaten Barito Selatan (saat itu belum pemekaran Kabupaten). Sejak tahun 1995 secara terus menerus Yuren. S. Bahat berkarir di wilayah Barito Selatan yang membawahi Pembantu Bupati Barito Timur, sehingga sampai saat ini Yuren. S. Bahat sudah 17 tahun mengabdi di wilayah Barito Timur dengan beberapa jabatan antara lain: Kepala Ranting PU, Kepala Cabang PU, Kepala Dinas PU dan Wakil Bupati Barito Timur (sampai saat ini).
Sejak beliau menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Barito Timur dari Tahun 2002 sampai dengan pertengahan Tahun 2008 melalui beberapa program prioritas yang meliputi pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan jalan dan jembatan, sanitasi, irigasi, dan air bersih sudah banyak dirasakan masyarakat manfaatnya.
Atas hasil dan kerja keras Yuren S. Bahat pada Tahun 2008 beliau dipercaya mendampingi Bapak Drs. Zain Alkim sebagai Wakil Bupati Barito Timur dan maju pada Pemilihan Kepada Daerah Kabupaten Barito Timur untuk periode 2009 – 2013. Dalam pelaksanaan tugas keseharian sebagai Wakil Bupati Barito Timur, beliau dengan tangan terbuka menerima masyarakat yang datang baik ke kantor ataupun kerumah untuk menyampaikan permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, bukan hanya itu saja dalam setiap kesempatan, beliau juga berusaha hadir memenuhi undangan untuk bertatap muka dan bersilaturahmi dengan masyarakat baik bersifat keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Yuren. S. Bahat mengajak semua komponen masyarakat Barito Timur untuk menyatukan fikiran, perasaan dan perbuatan untuk bersama membangun Barito Timur agar menjadi Barito Timur yang MAJU, BERKEADILAN, BERIMAN DAN BERBUDAYA.
 “LANJUTKAN DAN MANTAPKAN”.

BARTIM AKAN MELAKSANAKAN PESPARAWI IV TINGKAT KABUPATEN TAHUN 2012


Sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Barito Timur Tahun 2008-2013 salah satu diantaranya adalah peningkatan Iman dan Taqwa Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Barito Timur selaku lembaga mitra Pemerintah merasa sangat bertanggung jawab untuk mendukung program yang ditetapkan oleh Pemerintah tersebut, khususnya pembinaan keimanan dan ketaqwaan bagi umta Kristiani di Kabupaten Barito Timur. Sebagai mitra Pemerintah LPPD juga otomatis bertanggung jawab untuk melakukan pembinaan berkelanjutan agar tercipta Trikerukunan beragama secara harmonis di daerah.

Pesparawi juga dipandang sangat penting dan strategis. Penting karena melalui kegiatan Pesparawi akan melaksanakan berbagai jenis lomba dengan berbagai kategori untuk menghasilkan peserta terbaik untum mewakili Kabupaten Barito Timur mengikuti event Pesparawi Tingkat Propinsi Kalimantan Tengah Tahun 2013 di Kabupaten Murung Raya.

Dasar pelaksanaan Kegiatan Pesparawi IV Tingkat Kabupaten ini adalah hasil musyawarah Pesparawi III di Taniran Kecamatan Benua Lima Pasar Panas Tahun 2009 dan Keputusan Bupati Barito Timur No.257 Tahun 2012 tentang Panitia Penyelenggara Pesparawi IV Tingkat Kabupaten Barito Timur Tahun 2012 di Bambulung Kecamatan Pematang Karau.

Pelaksanaan Pesparawi IV Tingkat Kabupaten akan dilaksanakan selama 3 hari yaitu pada tanggal 23 s/d 25 November 2012 di Bambulung Kecamatan Pematang Karau. Acara Pembukaan akan dimeriahkan oleh artis Ibukota yaitu Ibeth Indonesia Idol dan Alvin AFI.

Adapun kegiatan yang dilombakan adalah :
a.    Lomba Paduan Suara Dewasa (PSD)
b.    Lomba Paduan Suara Wanita (PSW)
c.    Lomba Paduan Suara Pria (PSP)
d.    Lomba Paduan Suara Anak (PSA)
e.    Lomba Paduan Suara Pemuda Remaja (PSPR)
f.     Lomba Vokal Group Pemuda Remaja
g.    Lomba Vokal Solo Remaja Putra
h.    Lomba Vokal Solo Remaja Putri
i.      Lomba Vokal Anak Putra
j.      Lomba Vokal Anak Putri

Kegiatan Pesparawi IV Tingkat Kabupaten akan diikuti sebanyak 1.125 peserta yang berasal dari 10 Kecamatan di Kabupaten Barito Timur.

Yuren S Bahat selaku Wakil Bupati Barito Timur menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat mendukung acara tersebut sehingga dapat terlaksana dengan baik dengan tetap saling menjaga kebersamaan antar umat beragama di Kabupaten Barito Timur.

27 Okt 2012

Pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB)


Pembentukan Kampung siaga bencana (KSB) di desa bambulung kecamatamn pematang karau kabupaten barito timur tahun 2012
Tim kampung siaga bencana dari kementrian sosial RI dan Tim Kampung Siaga Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah telah membentuk Kampung Siaga Bencana di Kecamatan Pematang Karau Kabupaten Barito Timur, pada tanggal 18 Oktober 2012.
Masyarakat setempat pun menyambut dengan gembira atas ditunjuknya kecamatan pematang karau kabupaten barito timursebagai lokasi pembentukan kampung siaga bencana tahun 2012.
Memang terjadinya bencana merupakan hal yang sulit dihindari dan diperkirakan secara pasti dan tepat, karena hal tersebut diluar jangkauan manusia, baik itu peristiwa yg disebabkan oleh kelalaian perbuatan manusia, ataupun karena ketidak sadaran serta adanya kekurangan pengertian atau pengetahuan terhadap alam.
Penanggulangan bencana, atau lebih tepatnya manajemen penanggulangan bencana adalah segala upaya dan kegiatan yg dilakukan meliputi kegiatan pencegahan, mitigasi (penjinakan), dan kesiagaan pada saat sebelum terjadi bencana serta penyelamatan pada saat terjadi bencna, rehabilitasi dan rekonstruksi pada saat setelah bencana terjadi. Upaya perlindungan terhadap masyarakat yang ada di daerah rawan bencana ataupun korban bencana merupakan amanat dari Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana dan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial.
Kampung siaga bencana adalah suatu model penanggulangan bencana berbasis masyarakat yg diinisiasi oleh kemntrian sosial bersama dengan masyarakat untuk mewadahi kegiatan penanggulangan bencana yg dilakukan oleh masyarakat. Dalam kampung siaga ini, masyarakat yg berada didaerah rawan bencana diberdayakan dengan cara meningkatkan kapasitas mereka dan sekaligus menginisiasi adanya suatu prasarana penanggulangan bencana tingkat masyarakat, seperti: Lumbung Sosial dan Gardu Sosial.
Kampung siaga bencana juga sebagai program pemberdaya masyarakat dan para TAGANA. Kegiatan ini akan menjadi frame bagi kegiatan lanjutan baik terkait dengan penanggulangan bencana ataupun multifungsi untuk kegiatan pembangunan kesejahteraan sosial lainnya, seperti:
1.      Pembuatan road map wilayah rawan bencana.
2.      Penanganan terhadap masalah kemiskinan.
3.      Pengendalian terhadap masalah sosial lainnya seperti komunitas adat terpencil, penyandang cacat, lanjut usia dan lainnya.
Melaui kampung siaga bencana dapat terkondisikan masyarakat yang berdaya dan lebih siap melaksanakan pembangunan, artinya masyarakat disiapkan untuk menjadi pelaksana pembangunan.

23 Okt 2012

Programkan Sektor Infrastruktur Pertanian

Harian Umum Tabengan,  
  
TAMIANG LAYANG - Sektor pertanian merupakan sektor terbesar penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRD) di Kabuapten Barito Timur (Bartim), setelah sektor pertambangan. Ini membuktikan bahwa agrobisnis ke depannya bisa ditingkatkan lagi.
Karena itu, Yuren S Bahat akan meningkatan sektor agrobisnis sebagai sektor utama dalam penyumbang PDRB di Bartim dengan pola pengembangan program sektor Infrastrukturnya di bidang pengairan, air bersih, dan listrik desa.
“Peningkatan sarana prasarana sangat utama dalam pengembangan agropolitan,” ungkap Yuren, Senin (22/10).

Buka Kampung Siaga Bencana di Pematang Karau


Harian Umum Tabengan,  




TAMIANG LAYANG – Warga Bambulung, Kecamatan Pematang Karau berterima kasih kepada Yuren S Bahat karena sudah membangun Kampung Siaga Bencana di desa itu.


Saat berada di Desa Bambulung, Yuren yang masih menjabat Wakil Bupati Bartim disambut ramah dan senyum kehangatan dari warga setempat.


Yuren mengatakan, ditunjuknya Kecamatan Pematang Karau sebagai Kampung Siaga Bencana (KSB) 2012 oleh Tim KSB dari Kementrian Sosial dan Dinas Sosial Kalteng karena sering kebanjiran.



Dengan KSB ini, lanjutnya, masyarakat setempat bisa menanggulangi bencana banjir dengan sigap dan baik. “Untuk itu, maka masyarakat diharapkan bisa memperkirakan secara tepat dan pasti atas kerawanan terjadinya banjir untuk dihindari dengan sikap siaga ,” ungkapnya.


Penanggulangan bencana merupakan upaya dan kegiatan yang meliputi pencegahan, mitigasi, dan kesiagaan pada saat sebelum terjadi bencana serta penyelamatan saat terjadi bencana, rehabilitasi dan rekontruksi pascabencana.