YUREN S BAHAT
TAMIANG LAYANG – Kabupaten Barito Timur
mencari pemimpin yang memiliki integritas dan loyalitas tinggi dalam
membangun daerah ini lima tahun ke depan. Karen itu, sosok Yuran S Bahat sangat cocok dan sesuai dengan kreteria masyarakat.
Sejumlah kalangan di Kabupaten Barito
Timur (Bartim) menilai kinerja Yuren S Bahat selama mendampingi Bupati
Zain Alkim sangat baik.
Putra terbaik Bartim asal Desa Goha ini dipuji warga setempat karena memiliki integritas tinggi dalam membangun Gumi Jari Janang Kalalawah. Karena itu, warga sangat mendukung, jika ia dicalonkan lagi menjadi kepala daerah di Bartim.
Nevi, warga Bartim mengatakan, Yuren S Bahat merupakan generasi penerus dari kepemimpinan Teras Narang dalam membangun Kalteng.
Integritas dan Konsistensinya dalam
membangun daerah Bartim bisa dilihat dari pengabdiannya selama 17 tahun.
“Kami bangga memiliki Yuren S Bahat yang figurnya seperti pak Teras,”
katanya, Sabtu (13/10), akhir pekan lalu.
Menurutnya, integritasnya dalam kurun
waktu selama mengabdi di Bartim bisa dilihat dari profilnya, mulai dari
Kepala Ranting DPU Bartim (1995-1998) hingga menjadi Kepala Cabang DPU
Barsel periode 998-2001, dan menjadi Kepala Dinas PU 2002-2009, sebelum menjawab Wakil Bupati Bartim.
Hingga kini, Sosok Yuren dikenal masyarakat dengan figur yang merakyat, tanpa mengenal batasan antara penjabat dan masyarakat. Terlebih lagi, setiap tamu yang datang ke rumah dinasnya selalu menerima dan sering bercengrama.
“Bapak kami kenal sebagai sosok fiigur
yang merakyat dan dekat dengan masyarakat dari berbagai lapisan. Selian
itu, disiplin, ramah, dan mau mendengarkan aspirasi masyarakat,”
ungkapnya.
Sosok Yuren, lanjut Novi, merupakan sosok
yang langka dengan perbandingan satu berbanding seribu. Sangat
didambakan masyarakat Bartim jika ia berlatar belakang dari anak petani
untuk memimpin Barito Timur ke depan.
Sosok seperti ini yang layak memimpin
Bartim lima tahun ke depan. Figurnya diharapkan membawa Bartim ke arah
yang lebih maju dan sejahtera.
“Kita mengharapkan figur seperti Yuren
yang menjadi pemimpin di Bartim. Keuletannya membangun Bartim juga sudah
teruji, sehingga dia adalah sosok yang ditunggu masyarakat,” kata Novi.
c-bib



TAMIANG LAYANG - Tarian Wadian Dadas yang dibawakan kontingen Kabupaten Barito Timur (Bartim) ternyata menarik perhatian para petinggi di Belanda. Hal tersebut terbukti saat pementasan tarian di Holland World Expo 2012, yang digelar di Kota Venlo, Netherland, September lalu. Dalam kesempatan tersebut, Bartim mendapatkan kehormatan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah untuk membawakan tarian Wadian Dadas di negeri kincir angin tersebut. "Ini merupakan salah satu prestasi dari Kabupaten Bartim yang patut kita banggakan, dan tentunya harus dipertahankan," ungkap Wakil Bupati Bartim Yuren S Bahat di Tamiang Layang, Selasa (18/9) siang. Menurutnya, pementasan tarian tersebut berhasil menuai apresiasi tinggi dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Belanda, Retno Lestari Priansari Marsudi dan kalangan undangan yang hadir. Bahkan karena tingginya antusias yang ada, usai pementasan tari, para penonton juga turut menari bersama. Yuren menerangkan, keberhasilan pementasan tersebut tak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Kalteng yang telah memberikan kesempatan kepada Pemkab Bartim untuk turut ambil bagian dalam ekspo tersebut. Selain itu, antusiasme pengunjung cukup tinggi. Hal tersebut terbukti terhadap banyaknya penonton yang memberikan tepuk tangan pada saat pementasan, usai pembacaan proklamasi kemerdekaan di lokasi ekspo. "Hal tersebut merupakan kehormatan tersendiri bagi Kalimantan Tengah, khususnya Bartim. Ke depan, prestasi ini akan kita tingkatkan lagi, mengingat betapa terhormatnya khazanah budaya kita di negeri orang," ujarnya. Atas pencapaian tersebut, kata mantan Kadis PU Bartim itu, tim tari Bartim diberikan kepercayaan oleh Gubernur untuk tampil pada festival makanan Indonesia bulan Maret 2013 mendatang di Belanda. Yuren juga menjelaskan, kesempatan yang diberikan merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk melestarikan kebudayaan daerah yang saat ini tampaknya mulai digeser oleh modernisasi zaman. Selain itu, katanya, merupakan kesempatan bagi pemerintah setempat untuk memperkenalkan nama dan kesenian Kalteng di mancanegara. "Yang kita harapkan adalah kesenian Kalteng, khususnya Bartim, dapat memukau masyarakat internasional, dan tentunya juga dapat dikenal. Sehingga ada kemungkinan daerah kita akan menjadi pusat kunjungan para wisatawan atau turis asing yang ingin mengenal lebih dalam budaya dan kesenian kita," ujarnya. (did)